11 Oktober 2012

Beberapa Jenis Gelombang Otak


Pernah ngga kamu merasa semua beban hidupmu sdh sedemikian berat, kamu menjadi stress dan gampang tersinggung,  Merasa sudah tidak bisa di tolong lagi, hanya pasrah menerima apa yang akan terjadi nanti???
kayaknya otak kamu keseringan berada di gelombang beta. Gelombang ini terjadi ketika seseorang berada dalam kondisi sadar dan pikirannya penuh dengan logika, hal ini menyebabkan terjadinya perasaan cemas, was - was dan tentu saja stress.
Lalu solusinya??? Jangan terlalu sering berada di gelombang beta, cobalah untuk relaksasi dan santai dan kemudian otak akan secara perlahan berada di gelombang alfa. Gelombang dengan frekuensi 8 - 12 Herzt ini mampu menghubungkan pikiran sadar dan bawah sadar, hal itulah yang menyebabkan seseorang bisa mengingat mimpinya ketika terbangun. Gelombang alfa juga dihasilkan ketika sedang meditasi ataupun orang yang mengalami hipnosis.

Berikut ini sedikit informasi mengenai gelombang yang dihasilkan otak manusia
1. Gelombang Delta 

Gelombang ini muncul saat seseorang tertidur pulas tanpa mimpi, tidak sadar, tak bisa merasakan badan, dan tidak berpikir. Di gelombang ini otak mengeluarkan HGH (Human Growth Hormone/ hormon pertumbuhan) yang bisa membuat orang awet muda. Bila seseorang tidur dalam keadaan Delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski hanya beberapa menit, ia akan bangun dengan tubuh tetap merasa segar.

2. Gelombang Alfa
Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, Gelombang alfa muncul ketika seseorang dalam kondisi relaks dan santai. Dalam kondisi ini, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasa tenang, nyaman dan bahagia. Gelombang alfa akan membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indra kita meningkat.

3. Gelombang Beta
Gelombang ini muncul ketika seseorang berada dalam kondisi sadar dan pikirannya penuh dengan logika. Seseorang yang terlalu sering berada di gelombang ini tentu saja akan mudah terkena stress dan depresi. Saat seseorang berada di gelombang ini, otak (kiri) sedang aktif digunakan untuk berpikir, konsentrasi, dan sebagainya. Sehingga gelombangnya meninggi. gelombang tinggi ini merangsang otak mengeluarkan hormon kortisol dan norepinefrin yang  menyebabkan cemas, khawatir, marah, dan stress. Akibat buruknya, beberapa gangguan penyakit mudah datang jika terlalu aktif di gelombang ini.



4. Gelombang Theta
Atau biasa disebut juga gelombang Rithme, Gelombang ini muncul ketika seseorang berada dalam kondisi relaks dan tenang, dan menyebabkan seseorang menjadi kreatif dan cerdas. Dalam keadaan seperti itu, otak akan mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine dan AVP ( Arginine vasopressin).

Otak Anak-anak dan bayi selalu berada di gelombang alfa dan theta, hal itu terlihat jelas dimana mereka sering tertawa dan bermain, itulah sebabnya anak-anak lebih cepat dalam memahami sebuah informasi (belajar) dan mereka juga jauh dari perasaan tertekan dan stress.
Lalu sudahkah anda mengetahui di gelombang mana otak anda sering bekerja???

Sumber Link

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites